UNTAD Palu Gelar Kontes Robot Indonesia

Palu, (ANTARA KL) – Universitas Negeri Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, menggelar Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) untuk region V atau wilayah tengah Indonesia yang berlangsung dua hari hingga Sabtu.

Ketua Panitia Lomba Robot, Pudji Astutiek, mengatakan pemenang lomba robot pada setiap kategori itu selanjutnya akan bertanding di kontes robot tingkat nasional.

Lomba robot itu diikuti 33 tim dari 17 perguruan tinggi di wilayah tengah Indonesia, antara lain, Politeknik Manado, Politeknik Negeri Banjarmasin, Politeknik Negeri Ujung Pandang, STMIK Banjar Baru, STMIK Adhi Guna Palu, STMIK Bina Mulya Palu, Untad Palu, Universitas Sam Ratulangi Manado, dan Universitas Hasanuddin Makassar.

Kontes Robot Indonesia itu mempertandingkan kemampuan robot yang dikendalikan manusia untuk menyusun rangkaian bunga sehingga menjadi satu kesatuan.

Robot itu memiliki tinggi hingga 1,5 meter berbentuk mesin yang memiliki tuas untuk mengangkat benda. Robot yang sebagian besar terbuat dari alumunium itu menggunakan energi listrik yang berasal dari aki.

Sementara Kontes Robot Cerdas Indonesia mempertandingkan robot pemadam api dan robot pemain bola.

Robot pemadam pemadam api berukuran 20 cm x 30 cm dengan tinggi sekitar 15cm. Robot berbentuk kotak itu bergerak secara otomatis dengan menggunakan sejumlah kaki.

Robot itu bergerak dan memadamkan api pada arena yang telah ditentukan.

Pada lomba ini yang poin yang diutamakan adalah kecepatan dan kemampuan robot dalam bernavigasi dan bermanuver mencari api atau sumber panas kemudian memadamkannya.

Selanjutnya, pada kategori robot cerdas terdapat lomba sepakbola robot.

Setiap tim sepakbola hanya beranggotakan satu robot setinggi 30 cm. Di lapangan seluas 5 meter x 2 meter ini terdapat lima bola tenis berwarna oranye untuk diperebutkan.

Setiap robot yang bergerak dengan dua kaki ini harus maju menuju bola, dengan harapan bola itu tertendang dan akhirnya masuk ke gawang.

Pertandingan sepakbola robot mendapat perhatian lebih dari sekitar 300 penonton yang memadati auditorium Universitas Tadulako Palu.

Pendukung dari robot yang berlaga memberi semangat saat robot-robot terjatuh karena permukaan lapangan dilapisi karpet tidak rata.

Pudji berharap peserta dari timur Indonesia bisa berbicara banyak di tingkat nasional karena selama ini juara lomba robot itu sering berasal dari wilayah barat, seperti Pulau Jawa. (AB/ANTARA)

Advertisements
UNTAD Palu Gelar Kontes Robot Indonesia

Memperkenalkan Indonesia Lewat Robot

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada yang unik pada Indonesia Robotic Olympiad yang digelar di Jakarta. Terdapat robot yang ingin memperkenalkan keunikan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Contohnya, robot berbentuk cenderawasih, ondel-ondel, jam gadang, komodo, monas, dan masih banyak lainnya. Robot yang dibuat oleh tim Robotic Education Centre, Jakarta, ini mengangkat tema “Tour the Indonesia”.

Lewat robot ini kita mau ngenalin Indonesia ke dunia kalau kita nanti menang dan dikirim ke Filipina.
— Anto

Menurut Anto, anggota Robotic Education Centre, tujuan pembuatan robot ini adalah ingin menunjukkan kepada dunia tentang ciri khas Indonesia jika mereka menang di tingkat nasional ini. “Lewat robot ini kita mau ngenalin Indonesia ke dunia kalau kita nanti menang dan dikirim ke Filipina,” ujarnya.

Pengerjaan robot-robot ini memakan waktu dua bulan penuh. “Kita ngerjain dari nol itu selama dua bulan,” ujar Anto.

Ide robot ini sendiri muncul tidak sengaja karena awalnya mereka hanya ingin membuat robot bentuk ondel-ondel yang mencirikan Indonesia. Namun, karena dirasa kurang, mereka akhirnya membuat berbagai robot yang bercirikan Indonesia.

“Tadinya kita buat cuma ondel-ondel, tapi karena ini buat lomba kayaknya sayang kalau setengah-setengah, jadi sekalian aja buat yang banyak, yang sesuai sama daerah-daerah di Indonesia,” ujar Anto.

Dalam lomba ini ada juga yang robot dalang yang memperagakan pertunjukan wayang, bunga bangkai yang memperagakan bagaimana bunga tersebut tumbuh, rampak bedug yang memperagakan permainan bedug, dan bentuk-bentuk lainnya.

Indonesia Robotic Olympiad merupakan ajang perlombaan membuat robot menggunakan mainan set lego. Kompetisi ini diadakan oleh Mikrobotik yang merupakan distributor tunggal lego di Indonesia.

Memperkenalkan Indonesia Lewat Robot

Robot Politeknik Negeri Batam Juara

TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI Seorang peserta menyiapkan robot dalam Kontes Robot Nasional 2011 di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Sabtu (11/6/2011). Kontes robota yang dibagi dalam kategori Kotes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI), Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI) tersebut diikuti oleh 101 tim dari 51 perguruan tinggi se-Indonesia.

Kontes Robot Nasional 2011

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Tim robot Barelang 5.1 dari Politeknik Negeri Batam berhasil lolos sebagai juara pertama kategori Kontes Robot Indonesia dalam Kontes Robot Nasional 2011 di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Sebagai juara pertama di kelas paling bergengsi, tim ini berhak mewakili Indonesia dalam Kontes Robot tingkat internasional Asia-Pasific Broadcasting Union Robocon 2011 di Bangkok, Thailand tanggal 9 September 2011 mendatang.

Dalam final kategori Kontes Robot Indonesia (KRI), tim robot Barelang 5.1 berhadapan dengan juara bertahan tim robot P-Next dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Kedua tim bertarung sengit dalam merangkai karangan bunga (krathong) pada candle base dan meletakkannya pada river surface.

Hingga detik akhir pertandingan, kedua tim berhasil mengumpulkan poin sama yaitu 242 poin. Namun, tim juri yang diketuai Wahidin Wahab memberikan penalti kepada kedua tim sehingga nilai masing-masing tim dikurangi 20 poin menjadi total 222 poin. Kedua tim terkena penalti karena robot sempat mengenai river surface saat menyusung krathong.

“Karena poin keduanya sama, yaitu 222 poin, maka kami menentukan pemenang berdasarkan cacatan waktu di mana tim Barelang 5.1 membutuhkan waktu 2 menit 55 detik dan tim P-Next membutuhkan waktu 2 menit 59 detik sehingga tim Barelang 5.1 kami putuskan menang,” ucap Wahidin, Minggu (12/6/2011) saat final Kontes Robot Nasional 2011 di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Robot Politeknik Negeri Batam Juara